Untuk memajukan kepariwisataan, Pemkab Tanah Datar sepakat melakukan kerjasama dengan Pemkab Kepulauan Mentawai. Nota kesepakatannya (MoU) diagendakan ditandatangani kedua bupati pada pekan ketiga November 2014 ini.
“Secara prinsip tidak ada masalah lagi. Kedua belah pihak sudah saling menjajaki potensi yang ada. Tim Tanah Datar juga telah berkesempatan mengunjungi destinasi wisata Mentawai, begitu pula sebaliknya,” ujar Kabag Humas Setdakab Tanah Datar, Desrizal, kepada Singgalang kemarin, di Batusangkar.
Penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) kedua belah pihak, menurut Desrizal, dilakukan pada Festival Pagaruyung 19 November 2014 nanti. Untuk penjajakan akhir, Bupati M. Shadiq Pasadigoe telah menugaskan suatu tim melakukan kunjungan ke Mentawai.
Rombongan yang dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan, Altri Suandi itu mengikutsertakan unsur-unsur terkait dari Bidang Pariwisata, Bidang Kebudayaan, Bagian Hukum, Bagian Humas, Dinas PU, Bappeda, dan Bagian Umum.
Menurut Desrizal, rombongan Pemkab Tanah Datar dijemput Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Mentawai, Desti Sinamora langsung ke Pelabuhan Muaro Padang. Selain dibawa mengunjungi destinasi yang ada, rombongan juga melakukan dialog dengan Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet, Sekdakab Mentawai, Ifdil Gusti dan jajaran SKPD terkait. Pertemuan juga diikuti salah seorang budayawan Sumbar, Edi Utama, dan konsultan pengembangan wisata Mentawai asal Jerman, Sigi.
“Potensi wisata Mentawai amat luar biasa, tapi kami masih minim promosi. Padahal akses transportasi ke sini sudah bagus. Ada kapal cepat juga. Sedikitnya, 99 pulau memiliki pantai indah dan ombak bagus untuk berselancar,” kata Yudas, sebagaimana ditirukan Desrizal.
Kalau saat ini Mentawai dominan dikunjungi wisatawan mancanegara, kelak melalui kerjasama dengan Pemkab Tanah Datar, Mentawai juga berharap daerahnya dapat pula dikunjungi wisatawan nusantara.
Mentawai memang dikenal sebagai kabupaten kepulauan. Luasnya mencapai 6.011 km2 dengan penduduk sekitar 82 ribu jiwa. Lebih 75 persen wilayahnya adalah laut. Sejumlah investor asing, kini sudah berinvestasi di sana, baik mengelola perairan maupun resort dan cottage.
Altri Suandi secara terpisah menjelaskan, kerjasama promosi wisata antara Pemkab Tanah Datar dan Kepulauan Mentawai, diharap bisa mendatangkan manfaat bagi peningkatan perekonomian masyarakat di kedua daerah.
“Wisatawan mancanegara yang mendominasi kunjungan ke Mentawai diharap bisa melanjutkan perjalanannya ke Tanah Datar. Wisatawan nusantara yang dominan ke Tanah Datar, dapat pula diarahkan untuk melanjutkan perjalanan ke Mentawai yang kini akses transportasinya sudah mudah. Hanya sekitar 3,5 jam kita sudah sampai di Tua Pejat dari Muaro Padang,” kata Altri.
>>> http://hariansinggalang.co.id/saling-mempromosikan-tanah-datar-sepakati-kerjasama-dengan-mentawai/

0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Telah Mengunjungi Website Kami, Silahkan Berikan Komentar Anda, Mohon tidak Menuliskan Link Aktif Pada Pos Komentar anda, dan kami akan menghapus Komen yang menggunakan Akun Anonim. (Apa yang anda tulis adalah tanggungjawab anda sepenuhnya).